Archive for February, 2008
Tinggalkan segala kegiatan segeralah shalat
Hai orang-orang yang beriman, apabila diseru untuk menunaikan shalat pada hari Jum’at, maka bersegeralah kamu kepada mengingat Allah dan tinggalkanlah jual beli . Yang demikian itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui.(Al Jumu’ah QS.62: 9)
Nafkahkanlah sebagian rezeki di jalan Allah
Berimanlah kamu kepada Allah dan Rasul-Nya dan nafkahkanlah sebagian dari hartamu yang Allah telah menjadikan kamu menguasainya . Maka orang-orang yang beriman di antara kamu dan menafkahkan (sebagian) dari hartanya memperoleh pahala yang besar.(Al Hadiid QS.57: 7)
Hati-hatilah dalam bertindak!
” Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggunganjawabnya. ” (Al Israa’ QS.17: 36)
Yang Allah larang untuk para wanita
Dari Ibnu Umar r.a bahwa Rasulullah bersabda: “Allah melaknat wanita yang menyambungkang rambut, wanita yang minta disambungkan rambutnya, wanita yang mentato (kulitnya) dan wanita yang minta dibuatkan tato (pada kulitnya) “. (HR. Bukhari, Muslim, Abu Daud, At-Tirmidzi dan An-Nasa’i)
Nilai shalat dhuha
Dari Abu Dzar ra.:
Setiap orang mempunyai sumber sedekah . Tiap-tiap tasbih, tahmid, tahlil dan takbir adalah sedekah. Amar ma’ruf sedekah, nahi mungkar sedekah. Dan semuanya itu sama nilainya dengan dua raka’at shalat dhuha. (HR. Muslim)
Larangan berkata “sial aku”
Hadis riwayat Aisyah رضي الله عنها, ia berkata:Rasulullah صلی الله عليه وسلم bersabda: Janganlah sekali-kali salah seorang di antara kalian mengatakan: Sial sekali aku! Akan tetapi sebaiknya dia mengatakan: Diriku tidak mampu lagi menanggung derita ini (Imam Muslim)
Sikap tawadhu’
Orang-orang Arab, sejak dahulunya amat membenci orang yang sombong, sehingga di kalangan mereka ada pepatah yang berbunyi, “Mulia dicari, tawadhu’ cari dahulu”.
Allah berfirman,” Dan hamba-hamba yang baik dari Rabb Yang Maha Penyayang itu (ialah) orang-orang yang berjalan di atas bumi dengan rendah hati dan apabila orang-orang jahil menyapa mereka, mereka mengucapkan kata-kata (yang mengandung) keselamatan”. (Al Furqaan QS.25: 63)
Dalam sebuah hadits shahih, Rasulullah bersabda,” Barangsiapa yang bertwadhu’ kepada Allah, maka Dia akan mengangkat (derajat)-nya”. (HR Ahmad)
Abu Bakar berkata kepada Khalid ibn al-Walid, ” Jauhkanlah dirimu dari mengejar kehormatan, niscaya engkau akan dikejar oleh kemuliaan.Rasulullah bersabda, “Sesungguhnya Allah telah mewahyukan kepadaku agar kalian bertawadhu’ sehingga seseorang tidak menganiaya orang lain dan tidak sombong terhadapnya.” (HR Muslim)
7 Orang yang dilindungi Allah pada hari Kiamat
Abu Hurairah mengatakan bahwa Rasulullah bersabda, “Tujuh orang yang dilindungi Allah Ta’ala pada hari kiamat dalam naungan-Nya pada hari tidak ada naungan selain naunganNya. Yaitu:
- Imam (pemimpin) yang adil;
- Pemuda yang tekun beribadah kepada Tuhannya;
- Orang yang hatinya terpancang (terpaut) di masjid;
- Dua orang yang saling mencintai karena Allah yang berkumpul dan berpisah karena Allah;
- Seorang laki-laki yang diminta (diajak) oleh oleh wanita yang berkedudukan dan berparas cantik untuk memenuhi nafsunya namun ia menjawab, ‘Sesungguhnya saya takut kepada Allah’;
- Seorang laki-laki yang bersedekah secara sembunyi-sembunyi sehingga tangan kirinya tidak mengetahui apa yang dinafkahkan oleh tangan kanannya;
- Dan seseorang yang berzikir kepada Allah di tempat yang sunyi lalu matanya mencucurkan (air mata).”
(HR. Bukhari)
Keutamaan shalat malam
Ubadah bin Shamit mengatakan bahwa Nabi bersabda, “Barangsiapa yang bangun di malam hari dan mengucapkan:
‘Tiada tuhan melainkan Allah Yang Esa, tidak ada sekutu bagi-Nya. Bagi-Nya segala kerajaan dan segala pujian, Dia Mahakuasa atas segala sesuatu. Segala puji bagi Allah, Mahasuci Allah, tidak ada tuhan melainkan Allah, Allah Mahabesar, tidak ada daya dan kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah’, kemudian ia mengucapkan, ‘Ya Allah, ampunilah aku’, atau ia berdoa, maka dikabulkanlah doanya. Jika ia berwudhu dan shalat, maka diterima (shalatnya).” (HR. Imam Bukhari)
Sedekah dengan harta yang baik
Hadis riwayat Abu Hurairah رضي الله عنه, ia berkata:Rasulullah صلی الله عليه وسلم bersabda: Tidaklah seorang yang bersedekah dengan harta yang baik, Allah tidak menerima kecuali yang baik, kecuali (Allah) Yang Maha Pengasih akan menerima sedekah itu dengan tangan kanan-Nya. Jika sedekah itu berupa sebuah kurma, maka di tangan Allah yang Maha Pengasih, sedekah itu akan bertambah sampai menjadi lebih besar dari gunung, sebagaimana seseorang di antara kalian membesarkan anak kudanya atau anak untanya (HR. Muslim)
Pojok Komentar